Like Father Like Son. Kamu semakin menunjukkan siapa jati dirimu anakku. Semakin lama semakin jelas, bahwa kau memang replikaku. Ayah bangga padamu nak, saat teman-teman kamu yang lebih tua malu untuk maju kedepan, dengan pedenya kamu maju, bukan masalah salah atau benar, tapi hidup memang selalu harus dihadapi dengan optimis anakku. Banyaklah berbuat salah, karena pada masamu inilah masanya belajar dari kesalahan. Saat ditanya "Apa bahasa inggrisnya bebek?" dengan lantang kau jawab "wekwekwek!". Hebat anakku. Kamu berani untuk salah. Dan karena salah itu akhirnya kaupun tahu jawaban sebenarnya. Ayah bangga padamu nak.
Saat kamu meminta sesuatu pada eyangmu, ayah bahagia melihat matamu berbinar mendapatkan apa yang kau mau.
Saat kau menangis meminta mainan yang kamu mau di pasar malam, Ayah sedih, tapi kamu juga harus belajar perihnya kegagalan. Saat kita tidak bisa dapat apa yang kita mau. Itulah hidup nak. Tidak semuanya harus kita miliki. Karena pasti ada ganti dari sesuatu yang tidak bisa kita dapatkan. dan kamu pun berbinar lagi saat beberapa hari kemudian kamu dapatkan mainanmu yang lain. Itulah gantinya nak, buah dari kesabaran menghadapi kegagalan.
Usiamu menunjukkan angka 3. sebuah angka yang sangat penting dalam tahapan hidupmu selanjutnya. Maafkan ayah jika terkadang Ayah galak. Marah saat kamu menangis tanpa sebab, atau hanya gara-gara mimpi. Bukan maksud ayah untuk marah, Ayah hanya ingin kamu belajar, seorang lelaki mengeluarkan air mata hanya untuk hal-hal yang patut saja. Kamu akan tahu apa yang patut itu nanti nak.
Nak, tahukah kamu, saat kamu tertidur lelap, Ayah terjaga, bahagia melihat perkembanganmu, Ayah peluk kamu nak. Ayah cium kamu nak. Dan ayah selalu berdoa untuk bahagiamu kelak.
Nak, tahukah kamu, saat panas badanmu tinggi, Ayah tidak bisa tidur, ayah disampingmu nak, ayah usir nyamuk yang mencoba ganggu tidurmu. Dan rasanya, ayah lebih kuat dipukuli seribu preman dari pada harus melihatmu menderita dalam sakitmu nak.
Nak, tahukah kamu, saat kamu sakit dan harus dibawa ke dokter, Ayah dan ibu tak tahu besok hendak makan apa nak..asalkan kamu sembuh, apapun kami berikan untukmu nak.
Nak, tahukah kamu, betapa rasa cinta Ayah padamu mampu mengalahkan lelah dan penat akibat debu seharian. Mampu membuat ayah selalu terjaga demi memenuhi kebutuhanmu nak...
Nak, sampai kapanpun kamu adalah permata hati Ayah. Kamu kebanggaan ayah...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar